Oleh: niamw | April 16, 2010

Integrasi Kurikulum Dalam Penerapan Pendidikan Anti Korupsi

Integrated curriculum, sebagaimana dicontohkan oleh Robin Fogarty, akan efektif jika dirancang dan diimplementasikan pada jenjang pendidikan pra-sekolah hingga jenjang pendidikan dasar. Karena pada usia tersebut peserta didik belum mampu menangkap secara langsung hal-hal yang bersifat konkrit, sehingga harus diberikan pemahaman dari yang sifatnya abstrak kemudian secara berangsur-angsur menuju hal yang konkrit agar peserta didik mampu memahami pesan pembelajaran. Contoh integrasi kurikulum pendidikan anti korupsi yang diintegrasikan dalam berbagai mata pelajaran yang ada di sekolah yang tujuannnya untuk menanamkan nilai-nilai moral anti korupsi kepada peserta didik.

Latar belakang

Maraknya kasus korupsi di Indonesia, kesadaran pentingnya menanamkan nilai-nilai anti korupsi sejak usia dini, merosotnya nilai moral warga negara, pentingnya penanggulangan korupsi melalui pendidikan, masalah korupsi hanya ditangani secara represif dengan menjerat koruptor ke penjara, sementara upaya-upaya preventif melalui pendidikan belum maksimal. adalah beberapa hal yang melatarbelakangi pentingnya menerapkan pendidikan anti korupsi sejak usia dini.

Tujuan

Tujuan dari pendidikan anti korupsi antara lain: (1) Untuk memberikan pemahaman yang komprehensif tentang korupsi baik kepada siswa, kepala sekolah, guru, dan staf administrasi, (2) Agar siswa kelak di kemudian hari tidak melakukan korupsi karena dapat merugikan orang lain dan korupsi di Indonesia sudah menjadi penyakit mental, (3) Sebagai upaya pencegahan atau preventif secara dini akan bahaya-bahaya korupsi dan menciptakan budaya antikorupsi yang dimulai dari sekolah, (4) Sebagai upaya untuk memperkuat dan pengamalan pendidikan agama dan PKn dalam kehidupan di sekolah dan masyarakat, (6) Mendidik generasi penerus yang memiliki sifat jujur, (7) Mendidik siswa untuk mempunyai pola hidup yang penuh tanggung jawab dan hati-hati baik dalam ucapan maupun tindakan, (8) Sebagai upaya pendidikan ahklaq yang nyata dalam kehidupan siswa di sekolah.

Ruang ligkup

Ruang lingkup Pendidikan Agama Islam meliputi aspek-aspek sebagai berikut.

1) Pemberian wawasan pengetahuan (kognitif) tentang korupsi

2) Pembentukan karakter (afektif) antikorupsi

3) Pengembangan perilaku (psikomotor) antikorupsi

Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar

Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar pada Mata Pelajaran Agama, PKn, dan IPS di SMP/MTs yang Medukung Pendidikan Anti Korupsi

Agama

Kelas/semester

Standar kompetensi

Kompetensi Dasar

VII/1

Aqidah

Meningkatkan keimanan kepada Allah SWT melalui pemahaman sifat-sifatNya Menampilkan perilaku sebagai cermin keyakinan
Akhlak

Membiasakan perilaku terpuji a. Menjelaskan pengertian tawadhu, ta’at, qana’ah dan sabar

b. Menampilkan contoh-contoh perilaku tawadhu, ta’at, qana’ah dan sabar

c. Membiasakan perilaku tawadhu, ta’at, qana’ah dan sabar

VII/2

Ahklak

Membiasakan perilaku terpuji

a. Menjelaskan arti kerja keras, tekun, ulet dan teliti

b. Menampilkan contoh perilaku kerja keras, tekun, ulet, dan teliti

c. Membiasakan perilaku kerja keras, ulet, tekun dan teliti

PKn

Kelas/semester

Standar kompetensi

Kompetensi Dasar

VII/1 Menunjukkan sikap positif terhadap norma-norma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara a. Mendeskripsikan hakikat norma-norma, peraturan, yang berlaku dalam masyarakat

b. Menjelaskan hakikat dan arti penting hukum bagi warganegara

c. Menerapkan norma-norma dan peraturan yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara

VIII/1

Menampilkan ketaatan terhadap perundang-undangan nasional a. Mentaati peraturan perundang-undangan nasional

b. Mengidentifikasi kasus korupsi dan upaya pemberantasan korupsi di Indonesia

c. Mendeskripsikan pengertian anti korupsi dan instrumen (hukum dan kelembagaan) anti korupsi di Indonesia

IX/2

3. Menampilkan prestasi diri sesuai kemampuan demi keunggulan bangsa a. Menjelaskan pentingnya prestasi diri bagi keunggulan bangsa

b. Menampilkan peran serta dalam berbagai aktivitas untuk mewujudkan prestasi diri sesuai kemampuan demi keunggulan bangsa

IPS

Kelas/semester

Standar kompetensi

Kompetensi Dasar

VII/1 Memahami usaha manusia memenuhi kebutuhan a.Mendeskripsikan manusia sebagai makhluk sosial dan ekonomi yang bermoral dalam memenuhi kebutuhan

b. Mengidentifikasi tindakan ekonomi berdasarkan motif dan prinsip ekonomi dalam berbagai kegiatan sehari-hari

VIII/1

Memahami masalah penyimpangan sosial a. Mengidentifikasi berbagai penyakit sosial (miras, judi, narkoba, HIV/Aids, PSK, dan sebagainya) sebagai akibat penyimpangan sosial dalam keluarga dan masyarakat

b. Mengidentifikasi berbagai upaya pencegahan penyimpangan sosial dalam keluarga dan masyarakat

Kelas/semester Standar kompetensi kompetensi dasar
VIII/2

Memahami pranata dan penyimpangan sosial a. Mendeskripsikan bentuk-bentuk hubungan sosial

b. Mendeskripsikan pranata sosial dalam kehidupan masyarakat

c. Mendeskripsikan upaya pengendalian penyimpangan sosial

IX/2 Memahami peruba-han pemerintahan Menjelaskan berakhirnya masa Orde Baru dan lahirnya Reformasi

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: